Berapa Banyak Investor Baru yang Akan Survive Dipasar modal?

Ini adalah cerita masalalu saat itu kami sembilan orang memulai untuk membuka rekening dana investasi. Kami sangat optimis waktu itu akan bisa berkembang menjadi trader dan investor besar. Setelah mencari tahu kesana kemari akirnya kami menemukan sebuah scuritas milik BUMN dan kami pun akirnya kami bersembilan membuka rekening disana. 

Waktu itu bertepatan setelah selesai krisis 2008 recovey ekonomi harga komoditas booming beli saham apapun, bahkan diibaratkan sambil merem beli saham pasti untung. Dalam waktu singkat modal kami naik hampir tiga kali lipat makin optimis. Tanpa pengetahuan yang memadai kami terus bertransaksi. Lalu titik balik pun terjadi ekomi kembali normal pasar saham menjadi sangat menjemukan. Dengan modal pengetahuan yang sangat minim kami terus bertransaksi dan hasilnya modal kami dan keuntungan  mulai tergerus sampai habis. 

Kondisi ini menjadi seleksi alam buat kami. Pertama empat dari sembilan orang cabut dan hilang sampai sekarang tidak pernah kembali lagi ke pasar modal. Selanjutnya menyusul tiga orang lagi. Kami bersembilan waktu itu sampai saat ini tinggal sisa dua orang yaitu saya sendiri dan yang kedua bapak Riko pemilik web www.rikopedia.com

Melewati masa lebih dari sepuluh tahun ini saya mengenal  banyak investor pasar modal baru yang awalnya begitu idealis seakan bisa mengalahkan market gugur silih berganti. Keadaan itu kurang lebih sama seperti saat ini begitu banyak investor baru yang seakan bisa mengalahkan market. Dengan uforia dan semangat  mereka memborong semua saham dengan pengetahuan yang minim, dan itu sangat manakutkan menurut saya. 

Sejarah akan selalu berulang meski pengulangan tersebut bentuk dan kejadian nya lain. Saya memiki keyakinan dari begitu banyak investor baru saat ini yang akan bisa bertahan sampai akir hanya segelintir saja. Saya perkirakan dengan angka bahwa yang akan bertahan tidak akan lebih dari 30%. Semoga prediksi saya salah salam profit.

t.me/investorsahamcorner

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kode Broker Saham Terbaru BEI

Benarkah Analisa Technical Tidak Berguna?

Sekenario lanjutan IHSG setelah menutup gap 5016